Diduga, Ada Intervensi Oknum Tak Bertanggungjawab Atas Pengalihan Kasus Penganiayaan Wartawan di Malaka

Sebarkan:

Betun, Timortoday.id-Kuasa hukum tiga tersangka dugaan penganiayaan wartawan di Malaka menduga ada intervensi berlebihan oknum tak bertanggungjawab atas pengalihan kasus ini dari Polres Malaka ke Polda NTT.

Petrus Seran Tahu, SH, MHum, salah satu kuasa hukum para tersangka yang menghubungi Timortoday.id melalui saluran telpon selulernya, Minggu (08/11/2020) malam, menjelaskan, sejak awal terjadinya kasus ini pada 15 Oktober 2020, pihak Polres Malaka sangat responsif, pro-aktif dan profesional menangani kasusnya.

Bacaan Lainnya

Hal ini ditunjukkan dan terbukti dari kerja-kerja penyidik Polres Malaka. Sebab, hanya dalam seminggu, penyidik Polres Malaka sudah menetapkan tersangka.

“Tersangkanya tiga orang. Saat diperiksa, kita sebagai tim kuasa hukum mendampingi mereka sampai tengah malam. Ini bukti keseriusan penyidik Polres Malaka menangani perkara ini. Jadi, polisi tidak diam”, kata Polce, begitu akrabnya Paulus Seran Tahu.

Menurut Polce, seseorang dijadikan tersangka tidak mudah. Sebab, bila demikian, berarti telah cukup bukti untuk kasus tersebut.

Sebarkan:

Pos terkait