Alfred Baun Akhirnya Diperiksa, Polres Malaka segera Gelar Perkara

Sebarkan:

Betun, Timortoday.id-Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) NTT Alfred Baun akhirnya diperiksa penyidik Polres Malaka, Sabtu (28/11/2020).

Pemeriksaan itu dilakukan sebagai respon terhadap Laporan Polisi yang dilakukan Tim Hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka Stefanus Matutina, SH dan Frans Tulung, SH pada April 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Hal ini dibenarkan Kapolres Malaka AKBP Albert Neno melalui Kasat Reskrim Polres Malaka Iptu Yusuf kepada media ini, Minggu (28/11/2020) siang.

Alfred Baun selama ini gencar memprovokasi masyarakat Kabupaten Malaka dan menuduh Bupati Malaka Stefanus Bria Seran atau SBS melakukan korupsi bawang merah.

Dalam Laporan Polisi kedua Advokat senior NTT itu, jelas Kasat Yusuf, Stefanus Matutina dan Frans Tulung melaporkan Alfred Baun dengan delik pencemaran nama baik melalui media online terhadap Bupati Malaka Stefanus Bria Seran.

Selain mencemarkan nama baik, pemberitaan itu diduga kuat penuh pembohongan.

“Kita periksa Alfred, Ketua ARAKSI NTT, sebagai Terlapor. Kita baru periksa Terlapor karena masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Semua saksi sudah diperiksa, termasuk wartawan media online SepangIndonesia yang menyebarkan pernyataan Alfred”, demikian Kasat Yusuf.

Dengan pemeriksaan itu, menurut Kasat Yusuf, pihaknya sesegeranya melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah perkaranya dapat diproses secara hukum atau tidak.

Laporan dua Kuasa Hukum Pemkab Malaka itu tertuang dalam Surat Pengaduan No. 10/ IV/STN.DKK/2020 tanggal 15/4-2020.

Tindakan atau perbuatan Alfred Baun itu terancam dan diatur dalam Psl 27 Ayat (3) jo Psl 45 ayat (1) dan Psl 28 ayat (1) jo Psl 45 ayat (2) UU No. 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan UU No 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ada pun barang bukti yang dilampirkan dalam surat pengaduan itu berupa hasil screenshoot berita yang dimuat media online serpangindonesia.com dan pelopor9.com. (CQ)

 

Sebarkan:

Pos terkait