Angkutan Desa Terbalik di Nenuk- Belu, Satu Penumpang Meninggal di Tempat

  • Bagikan

ATAMBUA, TIMORTODAY.id-Kasus kecelakaan lalulintas (lakalantas) mobil terbalik terjadi di wilayah hukum Polres Belu. Kali ini kasus lakalantas dialami sebuah kendaraan penumpang angkutan desa mikrolet ‘Anjelove’ suzuki futura, warna hijau, dengan No. Pol DH 1849 EB terbalik di jalan raya jurusan Halilulik menuju Atambua, tepatnya di hutan jati Nenuk Dusun Nela Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu pada Jumat (28/01/2022) pagi.

Dalam kecelakaan lalin tersebut, satu penumpang meninggal dunia, satu orang luka ringan dan luka berat tidak ada. Sedangkan kerugian material diperkirakan Rp2 juta.

Kapolres Belu melalui Kasat Lantas Iptu Brian Wicakson dalam laporan kecelakaan Polres Belu yang diterima media ini menyebutkan, korban dalam lakalantas tersebut Meninggal Dunia (MD) satu orang, Luka Berat (LB) tidak ada dan Luka Ringan (LR) satu orang, sedangkan kerugian material senilai dua juta rupiah.

Kasat Iptu Brian dalam menjelaskan, identitas pengemudi kendaraan dan penumpang antara lain adalah kendaran Suzuki Futura Po. Anjelove an. Eduadus Fouk, Lahir di Sitrua, 4 Agustus 1990, 31 Tahun, laki-laki, katholik, swasta, SD tidak berijasah, Alamat Sitrua, Desa Kusa, Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka (tidak memiliki SIM A)

Sedangkan penumpang kendaraan Anjelove an. Wilibridus Seran, Belu 31 Desember 1958, 63 Tahun, Laki-laki, katholik, tani, SD tidak tamat, Alamat Seon Desa Wemeda Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka (LR);

Penumpang an. Ambrosia Olo, Lewalu,19 agustus 1958, 63 tahun, Perempuan, katholik, pensiunan guru, Alamat Graha Oetfo B Rt 002/Rw 002 Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu (MD).

Penumpang an. Sabina Bete, Sitrua, 1 Juli 1962, 59 Tahun, Perempuan, Katholik, IRT, Alamat Sitrua Desa Kusa Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka;

Penumpang lainnya adalah Aprilio Paskalis Fouk, Sitrua, 1 April 2021, 9 bulan, Laki-laki, Belum Bekerja, Alamat Sitrua Desa Kusa Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka;

Yustisiana Tae, Baki, 16 Agustus 1996, 25 Tahun, Perempuan, IRT, Alamat Sitrua Desa Kusa Kecamatan Malaka Timur KabupatenbMalaka;

Saksi antara lain Frengki Bere Laka, Fatubenao 2 Juli 1986, 35 tahun, laki- laki, katholik, Swasta, Alamat Fatubenao B Kelurahan Fatubenao Kecamatan Kota Atambua Kabupaten Belu;

Saksi lainnya adalah Yustisiana Tae, Baki, 16 Agustus 1996, 25 Tahun, Perempuan, Katholik, IRT, Alamat Sitrua Desa Kusa Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka.

Kasat Brian dalam kronologis kejadian menguraikan, benar pada Jumat 28 Januari 2022, sekira pukul 09.00 wita, bertempat di Jalan raya jurusan Halilulik menuju Atambua, tepatnya di hutan jati Nenuk Dusun Nela Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu, yakni kendaraan mikrolet PO. Anjelove Suzuki Futura, warna hijau, DH 1849 EB, yang dikemudikan Eduardus Fouk, mengangkut lima penumpang masing-masing, Yustisiana Tae, Sabina Bete, Wilibrodus Seran, Ambrosia Olo dan Aprilio Paskalis Fouk, bergerak dari Halilulik menuju Atambua, melaju dalam kecepatan kencang. Sesampainya di dekat tempat kecelakaan pengemudi melaju kecepatan kencang, ban belakang samping kanan meletus, kendaraan oleng, kemudian terguling ke kiri.

Akibat kecelakaan, penumpang Wilibrodus Seran mengalami rasa sakit pada bahu kiri, mendapatkan pertolongan medis di RSU. Atambua sedangkan penumpang Ambrosia Olo mengalami keluar darah dari telinga kiri dan kanan, lecet pipi kiri, luka robek tulang kering kaki kiri, robek selangkangan kaki kiri dan meninggal dunia di TKP, sementara tiga penumpang lainnya dan pengemudi kendaraan tidak mengalami luka.

Dari hasil olah TKP serta keterangan saksi-saksi, petugas dapat menarik kesimpulan sementara bahwa diduga pengemudi an Eduardus Fouk mengemudikan kendaraan melaju kecepatan kencang, ban belakang kanan meletus, kendaraan melaju oleng kemudian terguling ke kiri.

Terhadap lakalantas itu tindakan polisi adalah menerima laporan, mendatangi TKP, olah TKP, mencari Saksi, mengamankan barang bukti (BB), mengecek korban di RSUD Atambua, membuat laporan polisi, membuat permintaan VER Luka dan Ver Mayat dan meng-in put laporan ke IRSMS.

Kasus serupa sebelumnya dialami oleh mobil ambulance milik Polres Belu. (adh)
______________
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksitimorline@gmail.com/cyriakuskiik68@gmail.com

Komentar
Facebook Comment
  • Bagikan