Bernando Seran Desak PBB Bawa Kasus Pembunuhan Warga Sipil di Masjid Al Aqso ke Pengadilan Pidana Internasional

  • Bagikan

BETUN, TIMORTODAY.id-Analis Hukum Internasional Dr Yohanes Bernando Seran, SH, MH meminta Presiden RI Joko Widodo mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membawa kasus pembunuhan warga sipil di Masjid Al-Aqso ke Pengadilan Pidana Internasional.

“Tindakan pembunuhan itu dilakukan tentara Israel dengan melakukan penyerangan bersenjata di dalam masjid secara membabi-buta”, tandas Bernando kepada TIMORTODAY.id, Jumat (22/04/2022) pagi.

Lulusan hukum internasional Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta itu mengatakan, serangan tentara Israel terhadap warga sipil tersebut adalah pelanggaran hukum international dan dikualifikasi sebagai tindak pidana pelanggaran HAM berat sebagaimana diatur dalam statuta Roma.

“Kendati Indonesia belum meratifikasinya tetapi sudah dibreakdown dalam UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Karena itu, Indonesia harus mendesak PBB untuk membawa kasus tersebut ke Pengadilan Pidana Pnternasional atau International Criminal Court”, tandas Bernando.

Selain itu, Bernando meminta Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) harus memberikan nota protes terhadap tindakan tentara Israel tersebut dan memberikan resolusi melalui Security Council PBB tentang kutukan terhadap Israel

Jika diperlukan Indonesia, kata Bernando, dapat membekukan sementara hubungan diplomatiknya sampai Israel menyataksn telah bersalah dalam kasus ini.

“Kemenlu harus memperkuat soft diplomasinya kepada negara adi kuasa dan adidaya agar dapat menekan Israel tidak membabi-buta dalam melakukan pelanggararan HAM berat seperti genosida dan crime against humanity”, demikian Bernando. (cq)

Editor: Cyriakus Kiik
___________
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksitimorline@gmail.com/cyriakuskiik68@gmail.com

Komentar
Facebook Comment
  • Bagikan