Briptu Nikmal Perkosa Remaja di Kantor Polisi, Polri Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia

  • Bagikan

JAKARTA, TIMORTODAY.id-Kepala Divisi (Kadiv) Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas kasus pemerkosaan yang dilakukan Briptu Nikmal Idwar.

Sebab, Briptu Nikmal Idwar diketahui telah memerkosa anak di bawah umur atau berusia 16 tahun di Polsek Jailolo Selatan, Halmahera Barat, Maluku Utara.

Terkait perkara tersebut, Sambo mengatakan, perbuatan Briptu Nikmal telah melukai hati institusi Polri.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia terhadap perbuatan keji dan biadab tersangka,” kata Sambo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/06/2021) sebagaimana diberitakan kompas.tv

Sambo menegaskan, Briptu Nikmal akan dipecat dari institusi Polri. Sebelum diputuskan, tersangka bakal mengikuti mekanisme Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri sesuai UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI.

“Bidang Propam Polda Maluku Utara dan Divisi Propam Polri akan memroses pemberhentian tidak dengan hormat kepada yang bersangkutan,” ujar Sambo.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Utara Adip Rojikan, sebelumnya menyatakan, Briptu Nikmal Idwar yang telah ditetapkan sebagai tersangka kini ditahan di Polres Ternate.

Briptu Nikmal Idwar diduga memperkosa seorang remaja berusia 16 tahun di Polsek Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat Propinsi Maluku Utara.

Peristiwa bermula saat korban bersama temanya datang ke daerah Sidangoli pada Sabtu (13/06/2021) dini hari. Keduanya dari Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Karena sudah larut malam, mereka memutuskan menginap di suatu tempat di daerah sekitar. Korban dan temannya masuk ke penginapan sekitar pukul 01.00 WIT.

Tak lama setelah itu, keduanya didatangi seorang anggota polisi dan dibawa ke markas polsek menggunakan mobil patroli. Mereka diminta ikut ke polsek tanpa alasan yang jelas.

Setibanya di Mapolsek, korban dan temannya ditempatkan di ruangan berbeda untuk dimintai keterangan.

Setelah itu, di kantor polisi, Briptu Nikmal memperkosa korban. Tersangka pun sempat mengancam korban agar tidak melaporkan peristiwa ini. (cq/kompas.tv)

  • Bagikan