Bupati Malaka Serahkan Dokumen Hibah Daerah kepada Keuskupan Atambua

  • Bagikan

BETUN, TIMORTODAY.id-Bupati Malaka Dr Simon Nahak, SH, MH menyerahkan Dokumen Hibah Daerah kepada Keuskupan Atambua melalui Deken Malaka Romo Edmundus Sako, Pr, Kamis (12/05/2022) petang.

Hibah Daerah itu senilai Rp2,5 Miliar dimanfaatkan untuk pembangunan Gereja Katolik Paroki Santa Maria Fatima Betun, wilayah pastoral Keuskupan Atambua.

Deken Edmundus di awal kata pengantarnya sesaat sebelum penyerahan dokumen hibah daerah tersebut, menjelaskan, nilai hibah sebesar itu dikucurkan pada masa kepemimpinan Bupati Malaka dr Stefanus Bria Seran, MPh.

“Hibah itu untuk pembangunan gereja Paroki Betun. Pembangunan gereja sudah selesai dan siap ditahbiskan Uskup Atambua Mgr Dominikus Saku, Pr besok 13 Mei 2022”, tandas Deken Edmundus.

Deken Edmundus mengatakan, pemerintah telah memberikan hibah itu kepada gereja. Gereja juga dengan terima dengan senang hati. Sebagai penerima hibah, gereja punya tanggungjawab untuk melaporkan kepada pemerintah.

Sehingga, saat pentahbisan gereja yang nantinya dilakukan Uskup Atambua Mgr Dominikus Sako, Pr, ada prasasti yang ditandatangani bersama.

Dalam prasasti itu, nama Bupati Malaka Periode 2016-2021 dr Stefanus Bria Seran, MPh ditulis sebagai Pemberi Hibah. Sebagai Penerima Hibah adalah Keuskupan Atambua melalui Deken Malaka yang juga Pastor Paroki Santa Maria Fatima Betun Romo Edmundus Sako, Pr.

“Gereja yang sudah dibangun ini akan ditahbiskan Uskup Atambua Mgr Dominikus Sako, Pr dan diresmikan Bupati Malaka Periode 2021-2024 Dr Simon Nahak, SH, MH. Ini ditulis juga dalam prasasti”, aku Deken Edmundus.

Bupati Malaka Dr Simon Nahak, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, hibah ini sangat penting karena perkembangan pembangunan saat ini berbeda jauh dengan hari-hari kemarin.

Sehingga, kadang-kadang orang sudah tidak perduli lagi dengan sejarah gereja dan kegunaan tanah gereja. Lalu, ada pengalaman di tanah rantau. Ketika kembali ke kampung halaman, gereja digugat.

“Ayo, gugat. Ini tanah nenek moyang saya. Sehingga, gereja perlu punya dokumen seperti ini”, tandas Bupati Simon.

Di pemerintahan, kata Bupati Simon, anggaran yang keluar juga digunakan untuk apa harus jelas. “Jadi, terimakasih karena ada fisik bangunannya. Ada gereja yang sudah dibangun”, demikian Bupati Simon.

Kedatangan Bupati Simon didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Remigius Leki dan staf. Sedangkan Deken Edmundus didampingi Romo Marsel Nai Key, Pr dan sejumlah pengurus Dewan Pastoral Dekenat dan Paroki.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Remigius Leki seusai kegiatan, kepada media menjelaskan, hibah itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2017 senilai Rp2,5 Miliar.

“Anggaran itu dihibahkan kepada Keuskupan Atambua untuk pembangunan Gereja Paroki Betun”, demikian Remi.
_________
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksitimorline@gmail.com/cyriakuskiik68@gmail.com

Komentar
Facebook Comment
  • Bagikan