Bupati Malaka Terpilih Simon Nahak: Hili Halo Karian Nonok

  • Bagikan

BETUN, TIMORTODAY.id-Bupati Malaka Terpilih Dr Simon Nahak, SH, MH meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk kerja diam-diam dan tidak akan ada yang ganggu. Sebab, tidak ada yang dilakukan lebih dari itu.

“Hili halo karian nonok (Tetun, bahasa lokal setempat yang berarti: pilih untuk kerja diam-diam, red). Sebab, tidak ada yang saya mau lakukan lebih dari itu”, tandas Simon, dalam pertemuan terbatas dengan Penjabat Bupati Malaka Viktor Manek bersama para pimpinan OPD di Betun, Senin (29/03/2021).

Bupati Malaka Terpilih Dr Simon Nahak, SH, MH dan Wabup Terpilih Kim Taolin.

Simon mengaku tahu persis perasaan para pimpinan OPD dan ASN, yang disapanya teman-teman. Karena itulah, mereka diminta untuk kerja diam-diam, tidak akan ada yang ganggu.

Dalam pertemuan itu, Bupati Malaka Terpilih Simon Nahak menjabarkan program kerjanya yang akan dilaksanakan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Terpilih, Louise Lucky Taolin, SSos, atau yang akrab disapa Kim Taolin, selama Periode 2021-2026.

Di hadapan Penjabat Bupati Viktor bersama para pimpinan OPD dan ASN yang hadir, Simon membeberkan Program 100 Hari Kerja; Penataan Kota; Infrastruktur; Pembangunan Kantor dan Ketahanan Pangan.

“Kita datang duduk di sini bicara untuk bekerja”, tegas Simon.

Simon pun mengurai satu demi satu apa yang harus dilakukannya ke depan.

Pertama, dalam Program 100 Hari Kerja, dia akan bertemu secara khusus satu instansi teknis untuk mematangkan rencana audit secara khusus APBD Malaka.

Kedua, penataan kota. Kita harus memiliki alun-alun serta saluran pembuangan air dalam kota, sehingga mengurangi bencana, termasuk demi kesehatan masyarakat, sebab saluran air akan menimbulkan banyak nyamuk.

Ketiga, harus segera dipasang lampu lalu lintas dan lampu jalan (lampu sehen). Walau kotanya hanya di Beiabuk tapi setidaknya harus ada lampu jalan dan lampu merah.

Keempat, harus membuka akses jalan dua jalur menuju pusat pemerintahan Kabupaten Malaka pada lokasi yang telah disiapkan sesuai Undang-Undang. Selain itu, dua jalur di tiap-tiap titik perbatasan Malaka.

Selain itu, Simon akan mensinergikan program kerjanya dengan program pemerintah pusat terutama program kesehatan dan pendidikan. Antara lain dengan menyediakan Kartu Malaka Sehat dan Kartu Malaka Pintar.

“Program Pemerintah Kabupaten Malaka akan diintegrasikan dengan program pemerintah pusat. Itu tidak menyalahi aturan”, tegas Simon.

Simon juga akan bersama-sama dengan pemerintah desa membuat Peraturan Daerah terkait perhatian kepada para fukun.

“Kita akan Perda-kan perhatian kepada para fukun”, kata Simon.

Pertemuan serupa akan dilakukan Simon usai dilantik menjadi Bupati Malaka Definitif. Secara khusus akan merencanakan kegiatan-kegiatan bersama instansi teknis terkait.

“Semua hanya untuk kepentingan masyarakat, tidak ada kepentingan perorangan”, demikian Simon.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Malaka Terpilih Kim Taolin mengatakan, tarung politik sudah selesai. Sekarang saatnya membina kebersamaan agar seluruh rencana kegiatan dapat dilaksanakan untuk menjadikan Kabupaten Malaka lebih baik.

Penjabat Bupati Malaka Viktor Manek yang hadir pada kesempatan itu mengajak para pimpinan OPD dan ASN yang hadir untuk bekerja diam-diam sebagai ASN.

“Pergilah engkau diutus,” kata Penjabat Bupati Viktor di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Malaka Terpilih bersama Sekda Malaka dan seluruh pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Malaka

Pemimpin Malaka terpilih sudah membuka pintu dan hati. Silakan bekerja diam-diam”, demikian Viktor. (cs/cq)

  • Bagikan