Dalam Draf Revisi UU Pemilu Ada Pemilu Nasional 2024 dan Pemilu Daerah 2027

  • Bagikan

Jakarta, TimorToday.id-Dalam draf revisi undang-undang pemilu dan pilkada yang masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) prioritas DPR 2021 mengatur tentang dua jenis pemilihan umum di Indonesia. Dua jenis pesta demokrasi yang dimaksud adalah Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah.

Pelaksanaan pemilihan presiden, anggota legislatif dan DPD tetap akan dipisah dengan pilkada dalam draf RUU tersebut. Padahal, DPR dan pemerintah awalnya berencana semua penyelenggaraan pemilu, baik nasional dan daerah digelar serentak pada 2024.

Dalam draf RUU Pemilu, Pemilu Nasional adalah Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), pemilu anggota DPR, pemilu anggota DPD, pemilu anggota DPRD Provinsi, dan pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota. Pemilu Nasional nantinya akan diselenggarakan secara bersamaan.

Pasal 734 Ayat (2) draf RUU Pemilu menyebutkan, pelaksanaan Pemilu Nasional pertama kali akan digelar pada 2024 mendatang. Selanjutnya, penyelenggaraan Pemilu Nasional akan digelar setiap 5 tahun sekali.

“Pemilu Nasional pertama diselenggarakan pada 2024, dan untuk selanjutnya diselenggarakan setiap lima tahun sekali,” bunyi pasal 734 Ayat (2) sebagaimana dikutip CNN Indonesia.

Pasal 475 ayat (1) draf RUU Pemilu, pemungutan suara Pemilu Nasional akan digelar serentak pada hari yang sama. Meski demikian, hari, tanggal, dan waktu pemungutan suara ditetapkan melalui keputusan KPU. Belum tentu seperti pada Pemilu 2019 lalu yang mana pemungutan suara dilakukan serentak di waktu atau jam yang sama.

Secara garis besar, Pemilu Nasional sama seperti pemilu lima tahunan. Akan tetapi, kini bakal dinamakan dengan Pemilu Nasional untuk membedakan dengan Pemilu Daerah.

Pemilu Daerah
Pemilu Daerah merupakan ajang kontestasi pemilihan kepala daerah seluruh Indonesia secara serentak. Dengan kata lain, Pemilu Daerah akan digelar di 34 Propinsi, 98 Kota dan 416 Kabupaten dalam waktu yang bersamaan.

Dalam draf RUU Pemilu Pasal 734 Ayat (1) mengatur Pemilu Daerah akan digelar untuk pertama kalinya pada tahun 2027 di Indonesia. Untuk penyelenggaraan selanjutnya, Pemilu Daerah akan rutin digelar setiap lima tahun sekali.

“Pemilu Daerah pertama diselenggarakan pada 2027, dan untuk selanjutnya diselenggarakan setiap lima tahun sekali,” bunyi Pasal 734 Ayat (1).

Sebelum Pemilu Daerah digelar pada 2027, bakal ada pilkada pada 2022 dan 2023. Pilkada 2022 bakal digelar 101 daerah yang sebelumnya melaksanakan pilkada pada 2017. Sementara Pilkada 2023 digelar di 171 daerah yang sebelumnya melaksanakan pilkada pada 2018.

Baru setelah itu, Pemilu Daerah dihelat pada 2027. Pemilihan kepala daerah di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia dilaksanakan pada tahun 2027 dan setiap lima tahun setelahnya. (CQ)

Sumber: CNN Indonesia

  • Bagikan