Di Malaka, Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Dibuka kembali 8 Pebruari

Sebarkan:

Betun, TimorToday.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat mewaspadai penyebaran Covid-19 di persekolahan.

Hal ini ketahuan dari Surat Pemberitahuan dari Pemkab Malaka yang ditujukkan kepada para kepala selolah se-Kabupaten Malaka. Mulai dari para pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai dengan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K).

Bacaan Lainnya

Dalam Pemberitahuan tertulis tertanggal 22 Januari 2021 yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malaka Donatus Bere, SH itu disebutkan, pembelajaran tatap muka di sekolah yang saat ini dilaksanakan dengan sistem sift (waktu bergilir) ditutup kembali terhitung mulai 22 Januari 2021 sampai dengan 6 Februari 2021. Pembelajaran di sekolah baru dibuka kembali pada 8 Februari 2021.

Selanjutnya, pemenuhan layanan pendidikan bagi peserta didik, guru dan tenaga kependidikan dilaksanakan dengan pembelajaran di rumah (home learning).

Secara teknis disebutkan, Pembelajaran Dari Rumah atau BDR dilakukan dengn metode online atau offline, atau penugasan mandiri terstruktur seperi lembar informasi, modul sederhana, Lembar Kerja Siswa, portofolio, dan lain-lain.

Oleh karena itu, Sekda Donatus meminta para pendidik/guru mempersiapkan bahan ajar dan tetap melaksanakan pembelajaran selama dirumahkan (BDR).

Dengan bahan ajar yang disiapkan, Sekda Donatus mengharapkan khusus para guru dan tenaga kependidikan tetap memberikan panduan, tuntunan dan monitoring terhadap aktivitas peserta didik melalui media sosial atau pertemuan kelompok secara terbatas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, para guru dan tenaga kependidikan diwajibkan membuat laporan kepada Kepala Sekolah terkait proses pembelajaran yang dilakukan selama dirumahkan (BDR). Para guru dan tenaga kependidikan juga diwajibkan untuk menginformasikan kebijakan sekolah merumahkan peserta didik kepada orang tua/wali melaluí surat resmi yang dikeluarkan sekolah masing- masing.

Diberitahukan juga agar kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan wajib melaksanakan tugas (masuk sekolah) dengan sistem sift (bergilir) yang diatur lebih lanjut oleh kepala sekolah.

Selanjutnya, kepala sekolah melaporkan hasil pelaksanaan pembelajaran di rumah (home learning) kepada Bupati Malaka melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka dan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (PKPO) Kabupaten Malaka.

Selama BDR, Sekda Donatus mengingatkan para peserta didik, guru dan tenaga kependidikan wajib berada di rumah dan tidak berpergian ke mana-mana. Tetapi, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan selama berada di rumah.

Hal ini penting dilakukan untuk :
1) menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan dan sebagainya) satu sama lain;
2) menerapkan pembatasan sosia/menjaga jarak (social distancing);
3) apabila ke luar rumah, tetap menjaga jarak fisik (physical distancing) dengan orang lain;
4) memakai masker;
5) mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer,
6) menghindari pertemuan dalam kelompok besar; dan
7) Jika mengalami gejala sakit, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Khusus orang tua/wali, Sekda Donatus mengingatkan untuk tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas belajar anak selama berada di rumah, dan bertanggungjawab mengontrol/membatasi aktivitas anak di luar rumah.

Menurut Sekda Donatus, prinsip kebijakan pendidikan di masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yaitu kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat.

“Prinsip dasar ini merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran di Kabupaten Malaka”, demikian Sekda Donatus di awal Surat Pemberitahuan itu.

Surat yang ditujukan kepada para kepala sekolah itu diberi tembusan pula kepada Mendikbud di Jakarta, Gubernur NTT di Kupang, Bupati Malaka, Ketua DPRD Malaka, Kepala Dinas PKPO Kabupaten Malaka dan Inspektur Daerah Kabupaten Malaka. (CQ)

Sebarkan:

Pos terkait