Dua Kasus Lakalantas sedang Diproses Polres Belu

  • Bagikan

ATAMBUA, TIMORTODAY.id-Dua kasus kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang menelan korban jiwa sedang diproses hukum penyidik Lantas Polres Belu.

Dua kasus lakalantas itu adalah mobil ambulance milik Polres Belu yang terjadi di jalan raya jurusan SMPN 3 menuju arah Kotafoun, tepatnya di Dusun Welorlaran Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu pada Sabtu (22/01/2022). Kecelakaan ini menyebabkan seorang bocah meninggal dunia dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka ringan dan berat yang dikendarai oknum anggota Polres Belu berinisial NH.

Kasus lainnya adalah kasus lakalantas sebuah mobil penumpang angkutan desa ‘mikrolet Anjelove’ No. Pol DH 1849 EB yang dikendarai oleh EF yang terbalik di jalan raya hutan jati Nenuk Dusun Nela Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu pada Jumat (28/01/2022) pagi. Kecelakaan ini menyebabkan seorang penumpang meninggal dunia dan satu mengalami luka ringan.

Terhadap dua kasus lakalantas itu dua pengemudi beserta barang bukti (BB) berupa dua kendaraan telah diamankan di Mapolres Belu untuk kepentingan proses penyidikan.

“Dua kasus Lakalantas itu saat ini dalam proses hukum. Kita sedang dalam proses pengumpulan keterangan saksi, setelah rampung segera kita limpahkan,” kata Kapolres Belu melalui Kasat Lantas Iptu Brian Wicaksono saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (01/02/2022).

Untuk proses hukum dua kasus lakalantas tersebut, Kasat Brian menjelaskan, yang segera rampung dalam waktu dekat yakni kasus lakalantas Ambulance Polres Belu.

“Pengemudinya, oknum anggota Polres Belu. Jadi tindakan disiplin itu sudah jalan dan proses hukum untuk kasus lakalantas juga sementara jalan. Kalo sudah lengkap segera kita limpahkan ke Kejaksaan. Sedangkan yang mikrolet pengemudinya telah kita amankan dan proses hukum juga sementara jalan,” terang Kasat Brian.

Sambil menunggu proses hukum Kasat Brian mengimbau keluarga korban maupun masyarakat jangan terprovokasi tetapi percayakan kepada pihak berwajib untuk menyelesaikan kasus tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami menghmbau keluarga korban dan masyarakat tidak terprovokasi. Mari kita sama-sama menjaga situasi yang kondusif sambil menunggu proses hukum yang sedang ditangani pihak Lantas Polres Belu,” demikian Kasat Brian. (adh/cq)

Editor: Adhoru Vicente
____________
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksitimorline@gmail.com/cyriakuskiik68@gmail.com.

Komentar
Facebook Comment
  • Bagikan