DWP Kabupaten Malaka Ajak Masyarakat Jangan Takut Divaksin

  • Bagikan

BETUN, TIMORTODAY.id– Untuk mendukung pemerintah terkait pemberian vaksin kepada masyarakat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar sosialisasi kepada masyarakat di Kecamatan Kobalima Timur.

“Kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan bentuk kepedulian Dharma Wanita terhadap masyarakat yang saat ini dilanda pandemi Covid-19. Sehingga, masyarakat diharapkan bisa mengerti dan tidak takut divaksin”, kata Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malaka Elizabeth Botha kepada media ini di Aula Serba Guna Kantor Desa Alas, Selasa (16/03/2021).

Elizabeth menjelaskan, kegiatan itu dilakukan guna mendukung program pemerintah.

“Kita gandeng tenaga dokter yang bertugas di kecamatan untuk menyosialisasikan vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat agar masyarakat tahu dan paham, sehingga masyarakat tidak takut untuk divaksin”, kata Elizabeth.

Selama ini, kata Elizabeth, masyarakat belum mendapatkan sosialisasi terkait vaksin Covid-19 ini. Sehingga, sebelum divaksin masyarakat perlu tahu manfaat dari vaksin ini agar berbagai stigma yang muncul di kalangan masyarakat terkait vaksin covid-19 ini tidak membuat mereka takut, tapi mau divaksin.

Mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu ini mengungkap adanya berbagai rumor yang beredar di masyarakat bahwa ketika ada ambulance masuk kampung, masyarakat kabur dan sembunyi di kebun karena mereka takut.

Karena itulah perlu ada sosialisasi kepada masyarakat agar mereka tahu tentang dampak vaksin bagi mereka.

“Kita harapkan utusan dari setiap desa yang hadir ini dapat meneruskan informasi kepada keluarga dan orang-orang terdekat lainnya, terkait pentingnya vaksin, sehingga masyarakat tidak takut divaksin”, kata Elizabeth.

Selain sosialisasi vaksin, ada juga kegiatan pelatihan pengolahan obat tradisional (jahe dan kunyit) untuk dijadikan obat yang fungsinya untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Malaka. Pesertanya adalah utusan dari setiap desa, mulai dari pemuda, tokoh adat dan masyarakat lainnya.

Saat sosialisasi, dr Antonius Santoso Rulif menerangkan, vaksinasi atau imunisasi ini sangat penting untuk memberikan kekebalan tubuh kepada masyarakat agar aman dari serangan Covid-19.

“Imunisasi ini sangat aman dan sudah terbukti secara klinis, sehingga program vaksinasi ini sangat penting untuk diberikan kepada masyarakat demi memutuskan mata rantai Covid-19”, tandas dr Antonius.

Dia mengharapkan peserta yang hadir dapat memberikan informasi yang baik kepada keluarga dan kenalan.

Kamilus Moruk (70), salah satu peserta, kepada media ini mengaku tidak takut dan siap divaksin. Sebab, dia sudah mendapatkan informasi yang tepat melalui kegiatan sosialisasi tersebut.

“Yaaa, saya tidak takut dan siap divaksin walaupun umur saya sudah cukup tua”, demikian Kamilus. (cs)

  • Bagikan