Kelompok Budidaya Ikan Air Tawar dan Nelayan Dapat Bantuan DAK, Ini Daftar Sebaran Kelompoknya

  • Bagikan

ATAMBUA, TIMORTODAY.id-Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI telah mengalokasikan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 untuk membantu program pemberdayaan ekonomi masyarakat bagi sejumlah kelompok budidaya ikan air tawar dan kelompok nelayan di wilayah Kabupaten Belu, perbatasan RI-RDTL.

Bantuan dana yang bersumber dari dana DAK 2022 itu kini sedang dalam kelengkapan dokumen kelompok dan proses pelelangan di LPSE Kabupaten Belu yang diharapkan dalam waktu dekat kelompok penerima manfaat sudah mendapatkan bantuan tersebut.

Demikian diungkapkan Plt. Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belu Andreas Bere Asa ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/03/2022) siang.

“Untuk tahun ini (2022), Kabupaten Belu mendapat bantuan dana pemberdayaan dari KKP melalui dana DAK bagi kelompok budidaya ikan air tawar dan kelompok nelayan. Saat ini proses administrasi semua sudah jalan, hanya sekarang belum bisa upload dokumen-dokumen semua karena masih terkendala dengan gangguan jaringan yang ada di LPSE untuk proses lelang dan urusan selanjutnya. Kita berharap lebih cepat lebih baik,” tandas Ande Asa

Ia menjelaskan, untuk kelompok budidaya ikan air tawar tersebar di beberapa desa di Kecamatan Tasifeto Barat, yakni Desa Tukuneno, Naekasa, Derok Faturene, Bakustulama dan Desa Rinbesi Hat. Sedangkan untuk kelompok nelayan tersebar di Kecamatan Kakuluk Mesak dan Tasifeto Timur.

“Jadi, kelompok budidaya ikan air tawar ini mereka sudah memiliki kelompok lalu sudah pernah melakukan budidaya ikan air tawar yang sifatnya masih tradisional. Jadi, tinggal intervensi dari pemerintah untuk memberikan perhatian peningkatan saja,” urainya.

Menurutnya, dengan adanya perhatian pemerintah kelompok ikan air tawar itu dapat membenahi kolam ikan yang lebih bagus dan pola pemeliharan yang lebih teratur dan terarah sehingga dapat meningkatkan hasil pendapatan kelompok untuk menunjang kesejahteraan keluarga.

Diharapkan, hasil budidaya ikan air tawar harus terus ditingkatkan untuk mengatasi kekurangan pasokan ikan laut di mana pada musim tertentu atau ketika terjadi musim hujan barat, masyarakat mengalami kesulitan untuk ikan. Sehingga, sangat diharapkan ada peningkatan budidaya ikan air tawar yang mampu menjawabi kebutuhan masyarakat akan ikan.

“Sekarang ini banyak rumah makan juga sudah menyediakan ikan air tawar. Itu artinya permintaan terhadap ikan air tawar juga sudah semakin tinggi,” pinta Ande Asa.

Sementara untuk para nelayan, bantuan itu akan lebih diarahkan pada pengadaan alat tangkap ikan dan sarana pendukung lainnya. (dho)
___________
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksitimorline@gmail.com/cyriakuskiik68@gmail.com

 

Komentar
Facebook Comment
  • Bagikan