KONTASMalaka: Persoalan Oknum Anggota DPRD Malaka dan Wartawan Deliknews Belum Selesai

  • Bagikan

BETUN, TIMORTODAY.id-Persoalan antara oknum anggota DPRD Malaka Benny Chandradinata dari Fraksi Gerindra dan wartawan Deliknews.com Damianus Atok hingga saat ini belum ada penyelesaian apapun.

Hal ini ditegaskan Komunitas Wartawan Perbatasan (KONTAS) Malaka dalam Pernyataan Sikap yang dikeluarkan dan disebar kepada wartawan di Betun, ibukota Kabupaten Malaka, Rabu (24/11/2021).

Pernyataan Sikap itu ditandatangani Cyriakus Kiik selaku Ketua, Inyo Molo selaku Koordinator Bidang Advokasi Hukum dan HAM, dan Aloysius Gonza Bria selaku Koordinator Bidang Humas dan Komunikasi Lintas Sektor.

Melalui Pernyataan Sikap ini, KONTASMalaka menegaskan, beredarnya foto yang tampak berpelukan antara oknum anggota DPRD Malaka Benny Chandradinata dengan wartawan Deliknews.com Damianus Atok di WhatsApp pribadi dan beberapa grup WhatsApp tidak serta-merta menghapus tindak kekerasan yang diduga dilakukan oknum anggota DPRD Malaka Benny Chandradinata terhadap wartawan Deliknews.com Damianus Atok.

Sebab, sesaat setelah beredarnya foto tersebut, pihak KONTASMalaka telah memanggil wartawan Deliknews.com Damianus Atok untuk didengar keterangannya pada Jumat, 19 Nopember 2021 sekira pukul 15.00 Wita.

Di hadapan seluruh Pengurus dan anggota KONTASMalaka, wartawan Deliknews.com Damianus Atok menegaskan bahwa belum ada penyelesaian apa pun antara dirinya, Damianus Atok dengan Benny Chandradinata.

Damianus Atok juga menerangkan benar pada pagi harinya sekira pukul 08.00 Wita dia bertemu dengan Benny Chandradinata di suatu tempat. Sesaat kemudian, foto pertemuan keduanya yang tampak berpelukan tersebar luas di WhatsApp pribadi dan WhatsApp grup.

Tetapi, keterangan Damianus Atok yang disampaikan dalam Rapat Darurat yang dihadiri para pembina, pengurus dan anggota KONTASMalaka tersebut, pada intinya menegaskan bahwa persoalan antara dirinya dan Benny Chandradinata belum selesai secara damai-kekeluargaan.

Atas keterangan tersebut, KONTASMalaka membentuk Tim Delegasi yang disepakati bekerja selama tiga hari terhitung hari itu, Jumat (19/11), sampai dengan Sabtu dan Minggu (20-21/11).

Tim Delegasi itu sendiri terdiri dari tiga orang, yakni Yohanes Berchmans Nahak, Viki Bria dan Inyo Molo. Misi yang diemban Tim Delegasi ini adalah mencari solusi terbaik atas persoalan yang melibatkan oknum anggota DPRD Malaka Benny Chandradinata dengan wartawan Deliknews.com Damianus Atok.

Setelah tiga hari melaksanakan tugas, Delegasi KONTASMalaka dalam laporannya pada Senin, 22 Nopember 2021, menyatakan, BELUM ADA HASIL. Karena itulah, para pembina, Pengurus dan anggota KONTASMalaka tetap mendukung dan mendorong Delegasi KONTASMalaka selama 3 (tiga) hari terhitung (Senin, Selasa dan Rabu/22-24 Nopember 2021) untuk tetap bekerja dan melaporkan hasilnya ke Komunitas sehari kemudian, Kamis, 25 Nopember 2021.

Sambil menunggu laporan Tim Delegasi, KONTASMalaka mendesak oknum anggota DPRD Malaka Benny Chandradinata untuk meminta maaf kepada wartawan Deliknews.com Damianus Atok secara khusus dan wartawan yang melakukan tugas-tugas jurnalistik di Kabupaten Malaka pada umumnya.

Sebab, sikap dan tindakan Benny Chandradinata dinilai sangat merendahkan harga diri Damianus Atok baik sebagai pribadi maupun sebagai wartawan dan profesi wartawan pada umumnya.

“Sikap dan tindakan Benny Chandradinata itu adalah sikap dan tindakan yang menghalang-halangi wartawan dalam mencari, mengolah dan menyebarluaskan informasi sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers”, tulis KONTASMalaka.

Oknum anggota DPRD Malaka Benny Chandradinata berselisih dengan wartawan Deliknews.com Damianus Atok pada Senin, 15 Nopember 2021. Saat itu Benny Chandradinata melakukan kekerasan psikis dengan memarah-marahi Damianus Atok dan kekerasan fisik dengan cara menendang Damianus Atok di kakinya.

Perbuatan itu dilakukan di hadapan orang lebih dari satu orang di tempat terbuka. Sehingga, tindakan itu secara terang-terangan merendahkan martabat Damianus Atok secara pribadi maupun sebagai wartawan dan terindikasi kuat sebagai perbuatan tidak menyenangkan. (*/cq)

  • Bagikan