PADMA Indonesia Ingatkan Presiden Ramos Horta akan Pesan Paus Yohanes Paulus II dan Nelson Mandela

  • Bagikan

JAKARTA, TIMORTODAY.id-Lembaga Hukum dan HAM Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia mengingatkan Presiden Timor Leste baru Ramos Horta akan pesan Paus Yohanes Paulus II dan Nelson Mandela.

Pesan itu adalah terjadinya rekonsiliasi antar rakyat Timor Leste baik di dalam maupun luar negeri.

“Rekonsiliasi itu dimaksudkan agar rakyat Timor Leste saling memaafkan, saling mengampuni dan saling mengasihi dalam persaudaraan sejati”, jelas Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia Gabriel Goa dalam rilisnya yang diterima redaksi TIMORTODAY.id, Sabtu (21/05/2022) petang.

Gabriel mengutip pesan rekonsiliasi yang selalu ditekankan Paus Yohanes Paulus II dan Nelson Mandela itu sama dengan pesan rekonsiliasi Uskup Dili Mgr Carlos Filipe Ximenes Belo, Paus Fransiskus dan Uskup Desmobd Tutu dari Afrika Selatan yang sama-sama merupakan tokoh Penerima Nobel Perdamaian.

Hal itu bahkan mengemuka dalam diakusi terbatas PADMA Indonesia dengan mantan Duta Besar Keliling dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Yunani, Siprus dan Portugal Fransisco Xavier Lopez da Cruz di Jakarta, Jumat (20/05/2022).

Menurut Gabriel, Ramos Horta adalah tokoh dunia Penerima Nobel Perdamaian. Karena itu, semangat rekonsiliasi harus menjadi kekuatan utama kepemimpinannya ke depan setelah Timor Leste merdeka 20 tahun.

“Semangat rekonsiliasi antar rakyat Timor Leste harus menjadi ciri rezim Ramos Horta. Semangat itu akan membawa perubahan bagi masa depan rakyat dan negara Timor Leste “, tandas Gabriel.

Untuk mendukung kepemimpinan Presiden Ramos Horta, PADMA Indonesia menyatakan:

Pertama, menyampaikan Proficiat atas terpilih dan dilantiknya peraih Nobel Perdamaian Jose Ramos Horta menjadi Presiden Timor Leste;

Kedua, mendukung total Presiden Jose Ramos Horta sebagai peraih Nobel Perdamaian untuk memprakarsai REKONSILIASI sesama orang Timor Lorosae baik di Timor Leste maupun di Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan masa depan Timor yang damai, adil dan sejahtera sekaligus bersama rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia mendukung total Timor Leste menjadi anggota ASEAN;

Ketiga, mendukung Presiden Ramos Horta bekerjasama.dengan NKRI khususnya Nusa Tenggara Timur dan Maluku membangun dan memajukan bersama Kawasan Ekonomi Strategis Baru di Wilayah Selatan berhadapan dengan Australia, New Zealand dan Pasifik Barat, yakni Blok Migas Timor Gap, Blok Migas Marsela dan Blok Migas Maluku Barat Daya serta sumber daya mineral laut lainnya. (*/cq)
__________
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksitimorline@gmail.com/cyriakuskiik68@gmail.com

Komentar
Facebook Comment
  • Bagikan