PATRIA PMKRI Resmi Diakui Negara

  • Bagikan

JAKARTA, TIMORTODAY.id-Keberadaan organisasi yang menghimpun alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik lndonesia (PMKRI) resmi diakui negara dengan nama Perkumpulan Alumni
Margasiswa Republik Indonesia (PATRIA).

Pengakuan ini dikukuhkan dengan terbitnya Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM bernomor AHU-0005564.AH.01.07.TAHUN 2022 pada tanggal 8 Juni 2022.

“Tanggal 8 Juni 2022 menjadi sejarah baru bagi alumni PMKRI karena pada hari tersebut PATRIA telah sah dan resmi diakui negara”, tegas Agustinus Tamo Mbapa, Ketua Umum PATRIA.

Berdirinya PATRIA bertujuan untuk melakukan penguatan dan pemberdayaan alumni PMKRI berdasarkan profesi dan keahlian masing-masing, dalam rangka distribusi alumni PMKRI ke pelbagai lini kehidupan.

“Dengan pengesahan ini, PATRIA dapat mengembangkan kemitraan dan kerjasama lintas sektoral lebih jauh dengan pemerintah maupun swasta”, ujar Gustaf, sapaan akrab sang Ketua Umum, “Sejalan dengan visi PATRIA yaitu terciptanya kader-kader Katolik yang kompeten dan berjiwa patriot dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan berlandaskan nilai-nilai kekatolikan”.

Direncanakan, PATRIA segera melaksanakan pelantikan Dewan Pimpinan Pusat pada awal Juli di Jakarta, dan Rakernas pada akhir Juli di Labuan Bajo. Sebelum dua kegiatan strategis tersebut, pengurus akan melakukan audensi dengan Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Kardinal lgnatius Suharyo, Duta Besar Vatikan Mgr. Piero Pioppo, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, Menteri Pemuda dan Olahraga, dan Menteri Komunikasi dan Informatika.

“Kami mengharapkan dukungan dari segenap pihak agar cita-cita kita bersama dapat terwujud”, demikian Gustaf.

Di jajaran kepengurusan PATRIA PMKRI, duduk sebagai Ketua Umum adalah Agustinus Tamo, Septyarini sebagai Sekretaris Jenderal dan Paula Stela Nova Landowero sebagai Bendahara Umum.

Di jajaran Pengawas, ada Paskalis A. da Cunha duduk sebagai Ketua, Carolus Kia Kelen Boli sebagai Sekretaris dan Bonifasius Gunung sebagai anggota. (*/cq)
___________
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksitimorline@gmail.com/cyriakuskiik68@gmail.com

Komentar
Facebook Comment
  • Bagikan