Presiden Jokowi Terus Gempur Pembangunan di Wilayah Perbatasan

  • Bagikan

KOMITMEN Presiden Republik Indonesia Joko widodo dalam Membangun Indonesia dari Pinggiran terus dilakukan.

Meski membangun daerah perbatasan tidak semudah membalikkan telapak tangan tapi masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan sudah merasakan manfaat pembangunan yang dilakukan Presiden Jokowi.

Program Nawacita Jokowi telah membawa perubahan besar terhadap Pembangunan di Wilayah Perbatasan. Mulai dari membangun 11 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), yaitu PLBN Sota, PLBN Entikong, PLBN Motamasin, PLBN Badau, PLBN Aruk, PLBN Motaain, PLBN Labang, PLBN Sei Pancang, PLBN Napan, PLBN Skouw dan PLBN Wini.

Selain itu, Presiden Jokowi juga telah membangun Jalan Paralel Perbatasan di Kalimantan, Papua dan NTT. Ada pula pembukaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Pembangunan Trayek Tol Laut.

“Program Nawacita ini telah membawa perubahan besar terhadap pembangunan di wilayah perbatasan,” kata Presiden Jokowi di Jakarta, belum lama ini.

Keberhasilan pembangunan Program Nawacita Presiden Jokowi menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat perbatasan.

Thomas, salah seorang warga asal Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu Propinsi Kalimantan Barat mengaku, kehidupan warga perbatasan saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelum Jokowi menjabat Presiden.

“Dulu kami hampir putus harapan atau masa depan suram, karena kami yang berada di terdepan ya kurang tersentuh. Tapi, setelah Bapak jadi Presiden, berubah. Mereka (warga negara tetangga) yang justru sekarang bilang, pembangunan kita kalah,” ujar Thomas.

Selain itu, Jokowi juga terus menggelontorkan Program Dana Desa di perbatasan hingga ke masyarakat lapisan paling bawah. Dengan begitu, bisa mendorong perekonomian di pedesaan serta mengurangi kemiskinan. (*/cq/Adv)

Editor: Cyriakus Kiik
_______________
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksitimorline@gmail.com/cyriakuskiik68@gmail.com

Komentar
Facebook Comment
  • Bagikan